

Erhu merupakan salah satu alat musik tradisional Tiongkok yang telah berkembang sejak masa Dinasti Tang (abad ke-7). Instrumen ini berasal dari kelompok alat musik gesek Asia Tengah dan kemudian berasimilasi ke dalam budaya musik Tiongkok, sehingga menjadi instrumen penting dalam musik tradisional, opera Tiongkok, hingga orkestra modern.
Erhu memiliki dua senar dan badan resonansi berbentuk silinder yang dilapisi kulit ular python. Instrumen ini biasanya dibuat dari kayu berkualitas, dengan busur gesek yang diletakkan permanen di antara kedua senarnya. Erhu dikenal dengan kualitas suaranya yang halus, ekspresif, dan menyerupai suara manusia, sehingga mampu menyampaikan nuansa emosional yang kuat.
Dalam permainan, erhu diletakkan secara tegak di atas pangkuan pemain. Busur digerakkan di antara dua senar, sementara nada dihasilkan melalui penekanan jari pada senar tanpa bantuan papan fret. Teknik ini memungkinkan variasi intonasi, vibrato, dan glissando, yang menjadi ciri khas ekspresi musikal erhu.
Rumah Kecapi menyediakan Les Erhu untuk private maupun kelompok. Umumnya Les Erhu ini dalam kelompok untuk mendampingi alat musik lain karena iringin Erhu yang mendayu dan dalam, mampu mengeluarkan potensi alat musik lain dan dapat memberikan kesan yang berbeda dari sebuah lagu.